BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Wawasan
budaya seseorang akan menentukan jenis pengetahuan yang diinginkan, bagaimana
dia mendapatkan pengetahuan dan bagaimana seseorang itu memaknai segala bentuk
pengetahuan yang dia peroleh. Menurut Oliver dan Howley (1992) hal itu terjadi
karena kebudayaan menentukan bagaimana orang memperoleh informasi, di
samping bagaimana mereka mengkonstruksi maknanya. Berbagai bencana yang
sering terjadi di tanah air, misalnya Tsunami,gempa, dan angin puting beliung
akan dimaknai secara berbeda oleh berbagai kalangan. Bagi kalangan kelompok
religius, bencana itu banyak terjadi karena penduduk Indonesia terlalu banyak
berbuat maksiat dan penyelesaikan untuk menghadapi bencana itu adalah melalui
do’a bersama atau menghilangkan segala bentuk kemaksiatan yang terjadi di tanah
air. Bagi kelompok tradisional di pesisir selatan, hal itu terjadi karena
masyarakat telah lalai dalam melakukan ritual di pantai selatan. Sedangkan kaum
ilmuwan menganggap bahwa bencana yang terjadi itu adalah gejala alamiah semata.
Pada makalah ini kita akan mengkaji berbagai wawasan kultural yang bersifat
multi dimensional yaitu wawasan budaya lokal, nasional dan universal.


